Blog Ini Merupakan Sarana Informasi Desa Lergunong

Saturday, July 27, 2019

Sejarah Desa Lergunong


Desa Lergunong merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Klampis, kabupaten Bangkalan. Desa yang terletak dipinggir daerah perbukitan ini memiliki pesona alam yang masih sangat asri. Desa Lergunong memiliki arti yang berasal dari bahasa Jawa yaitu kata “ler” yang berarti pinggir dan kata “gunong” yang berarti gunung, sehingga nama desa ini memliki arti yaitu desa yang berada di pinggir gunung walaupun sebenarnya desa ini merupakan suatu perbukitan, namun masyarakat di desa ini menyebutnya gunung. Nama Desa Lergunong ini diberikan oleh sesepuh atau orang terdahulu, nama ini juga menyesuaikan dengan tempat atau letak dari desa ini sendiri. Pada zaman dahulu sebelum menjadi desa Lergunong, desa ini dijadikan sebagai tempat untuk bertapa karena suasananya yang sunyi dan tenang sehingga banyak pertapa yang datang ke desa ini. Salah satu pertapa yang terkenal adalah Sunan Bikondang.

Pertapaan yang dilakukan di desa Lergunong oleh para pertapa bertujuan untuk mendapatkan ketenangan jiwa di dunia dan kesaktian maka dari itu rata-rata pertapa pada zaman dahulu memiliki kesaktian yang luar biasa. Awal dari pertapaan itulah yang membuat daerah Lergunong lambat laun menjadi suatu tempat permukiman dan menjadi sebuah desa. 5 Hingga saat ini Desa Lergunong menyimpan sebuah keunikan dan kemistikan. Menurut cerita dari bapak kepala desa Lergunong bahwa ada daerah atau tempat di desa Lergunong yang terkenal keramat yakni terletak di dusun Bikondang.

Hal tersebut dikarenakan di dusun tersebut terdapat makam “Buyut Bikondang” atau biasa disebut dengan “Buju”. Dimana di dusun ini terdapat kepercayaan jika ada yang mengambil sesuatu tanpa meminta izin kepada pemiliknya maka orang yang mengambil akan mendapat sial atau tertimpa musibah. Meskipun yang diambil hanya kerikil, ranting, daun atau sampah sekalipun yang ada di pinggir jalan, wajib hukumnya pamit atau meminta izin terlebih dahulu kepada pemiliknya.

Menurut cerita yang beredar bahwa dahulu pernah ada seseorang dari dusun lain memindahkan batu yang ada di tengah jalan tanpa seizin warga dusun Bikondang, setelahnya orang tersebut menjadi gila sampai saat ini. Tidak hanya itu saja, pernah ada seseorang yang mengambil pelepah daun pisang untuk dijadikan sabuk, namun tak berselang lama perut orang tersebut langsung membuncit. Masih banyak lagi kejadian-kejadian mistis yang pernah terjadi di Desa Lergunong berkaitan dengan kepercayaan tersebut.

0 komentar:

Post a Comment