Blog Ini Merupakan Sarana Informasi Desa Lergunong

Tuesday, July 9, 2019

Profil Desa Lergunong


Desa Lergunong merupakan desa yang terletak di Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan Pulau Madura. Desa ini terletak di lereng bukit dengan lingkungan yang masih alami. Di kanan dan kiri jalan Desa Lergunong masih banyak ditemui tanaman hijau, persawahan dan bambu-bambu yang menjulang tinggi. Di desa ini masih sangat kentalnya kepercayaan perihal hal-hal mistis seperti jika ingin mengambil tanaman-tanaman atau barang-barang didesa ini harus ijin dahulu ke masyarakat lergunong dikarenaka jika tidak ijin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kepercayaan ini tumbuh karena sudah banyak yang mengalaminya. Desa Lergunong merupakan salah satu dari 22 desa yang ada di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan dengan luas desa 435,90 Ha. Desa Lergunong terdiri dari 8 dusun, yaitu: Dusun Palenggian, Dusun Malangareh, Dusun Bikondang, Dusun Terbuh, Dusun Onjen, Dusun Dhuko, Dusun Paka’an, dan Dusun Bengkoareh. Dari delapan dusun yang ada di Desa Lergunong tersebut terdapat empat dusun utama yang diakui serta terdata, yaitu: Dusun Terbuh, Dusun Onjen, Dusun Palenggian, dan Dusun Bikondang. Batas dari Desa Lergunong sendiri yaitu:

·      Sebelah Barat    : Desa Kompol
·      Sebelah Timur   : Desa Panyaksagan
·      Sebelah Utara    : Desa Bragang
·      Sebelah Selatan : Desa Kampak

Tipe tanah di Desa Lergunung rata-rata adalah tanah pertanian sehingga kebanyakan penduduknya berprofesi sebagai petani. Karakter tanah yang berupa tanah sawah irigasi ½ teknis yang luasnya 35,5 Ha serta tanah tegal atau lading dengan luas 294,30 Ha sehingga dimanfaatkan sebagian besar warganya sebagai tanah garapan untuk petanian. Seperti pada wilayah di Indonesia lainnya, desa Lergunung juga mempunyai dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Hal tersebut berpengaruh terhadap pola tanam para petani yang ada di desa Lergunung. Walaupun banyak ditumbuhi tanaman hijau di desa ini waktu musim kemarau masih saja mengalami kekeringan. 


KKN 51 UTM '19

0 komentar:

Post a Comment